Ini Kegunaan Keju Parmesan dalam Olahan Masakan dan Tips Menyimpannya

Kegunaan keju dalam olahan makanan memang sudah bukan hal yang baru lagi. Karena memang keju sudah ada sejak zaman dahulu dan dimanfaatkan untuk menambah cita rasa makanan yang khas. Keju umumnya digunakan untuk berbagai makanan khas Barat, seperti pizza, spaghetti, dll. Namun seiring dengan perkembangan zaman, banyak juga makanan yang menggunakan keju dalam olahannya. Mulai dari digunakan sebagai bahan utama, topping, hingga isian pada makanan. Jenis keju yang bisa digunakan untuk bahan makanan sangatlah beragam. Salah satu yang cukup terkenal dan banyak digunakan adalah keju parmesan.

Keju yang satu ini sering kita temukan pada berbagai makanan Italia, seperti pizza, spaghetti, dan caesar salad. Keju ini awal mulanya berasal dari desa Parmigiana, yaitu salah satu desa yang berada di negara Italia. Jadi keju parmesan biasa digunakan dalam olahan makanan sebagai taburan atau topping, serta sering juga digunakan dalam campuran saus pasta dan campuran dalam pembuatan kue. Keju memiliki cita rasa yang asing, sehingga dalam penggunaannya sebagai bahan campuran tidaklah terlalu banyak. Ciri-ciri keju ini selain cita rasanya yang asin, juga bisa dilihat dari warnanya yang kuning pucat dengan lubang-lubang kecil yang mengisi bagian permukaan keju, serta memiliki aroma gurih yang tajam. Di pasaran, keju jenis ini ada yang dijual dalam bentuk bundar utuh, namun ada juga yang dijual dalam bentuk yang sudah diparut.

Parmesan termasuk jenis keju yang cukup mahal harganya. Sehingga memang ada baiknya untuk menyimpan keju jenis ini dengan baik. Jika membeli parmesan salam bentuk potongan dan tidak habis dalam sekali konsumsi, sebaiknya Anda menyimpannya dengan baik dan benar agar bisa digunakan saat memasak lagi. Caranya dengan membungkus rapat-rapat sisa keju tersebut dengan alumunium foil atau kertas minyak. Setelahnya bungkus kembali dengan menggunakan plastik kedap udara. Pastikan tidak ada bagian yang terbuka karena bisa menimbulkan jamur. Simpan keju cheddar dalam lemari es pada rak chiller khusus untuk keju dengan suhu4-8 derajat Celcius. Hindari menyimpan keju dengan suhu yang hangat karena beresiko membuat keju menjadi berminyak dan mudah tengik.

Sharing is caring!

shares