Jelang MotoGP Spanyol, Marquez Dianggap Khianati Lorenzo

Tim Repsol Honda berkeinginan merekrut Jorge Lorenzo sebagai pembalapnya, tapi dicegah oleh Marc Marquez. Bahkan sampai tim Repsol Honda menegaskan, kalau mereka takkan merekrut Lorenzo. Itu dikatakan oleh Carlo Fiorani, Racing Communication Manager HRC. Tapi, sebenarnya Repsol Honda memilih Andrea Dovizioso jika mempunyai kemungkinan membajaknya.

Seperti yang dilansir oleh LA Zone dalam kolom berita motoGP, langkah merekrut Dovizioso tersebut nampaknya tidak akan terealisasi karena Ducati pastinya mempertahankan pembalap andalannya dan berusaha menghalangi tim lain untuk merebutnya. Menurut Carlo yang dikutip dari Tuttomotoriweb mengatakan bahwa “Secara pribadi, aku ingin mempunyai Andrea Dovizioso, namun aku membayangkan Ducati pasti melakukan segalanya dalam mempertahankan dia.”

Marc Marquez dan Jorge Lorenzo Tak Mungkin Bisa Menjadi Tim

Fiorani beranggapan kalau Marc Marquez dan Jorge Lorenzo tidak mungkin dapat akur kalau berada dalam satu tim. Tentu sulit menyamakan tegangan diantara kedua pembalap ulung yang haus akan kemenangan itu. “Jangan pernah berpikiran untuk merekrut Jorge Lorenzo, aku tak pernah berpikir bahwa Marc Marquez dan Jorge Lorenzo bisa menjadi teman.” Kata Fiorani.

Sampai saat ini Tim Repsol Honda diberitakan sedang mencari pembalap terbaik untuk menggantikan Dani Pedrosa. Dari batal perekrutan Repsol Honda terhadap Jorge Lorenzo ada beberapa kabar tak sedap yang menimpa Marquez.

Marquez Dianggap Khianati Lorenzo

Diario Gol salah satu media Spanyol memberitakan tentang Marquez yang khianati Lorenzo karena mencegah Lorenzo untuk bergabung dengan Repsol Honda. Hal itu sebab, Marquez yang tidak ingin mempunyai teman satu tim yang kompetitif seperti Lorenzo yang selama berkarir mampu menjadi juara dunia MotoGP 3 kali.

Banyak yang menganggap kalau Marquez mempunyai hak veto dalam menentukan teman satu timnya pada RepsolHonda. Manajemen tim Honda berkeinginan menggantikan posisi Dani Pedrosa dengan pembalap lain yang lebih kompetitif. Namun, Marquez tak ingin mendapatkan rekan yang dapat mengganggunya sebagai juara dunia.

Karena hal itu, Marquez dikabarkan mengkhianati Lorenzo karena keduanya mempunyai musuh yang sama yaitu Valentino Rossi. Padahal pada ajang MotoGP 2015 lalu, Marquez dan Lorenzo saling bahu-membahu melawan Rossi untuk memperebutkan gelar juara dunia kala itu.

Diario Gol juga mengabarkan bahwa “Marquez sudah mengatakan ke tim Repsol Honda, kalau mereka tidak boleh memikirkan untuk mengajak Lorenzo bergabung. Hak Veto yang ada pada Marquez itu disangka sebagai sebuah pengkhiatan karena para fans masih menyimpan memori ketika Marquez dan Lorenzo bekerjasama dalam melawan Rossi.”

Memang kabar tersebut belum sepenuhnya benar atau sebatas rumor semata. Tapi, pada konferensi pers Kamis (3/5) jelang ajang MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez itu tersirat bahwa Marquez tak ingin Lorenzo masuk dalam timnya.

Pernyataan Marquez Tentang Pilihan Rekan Satu Timnya

Tentang rekan satu tim, aku telah mengatakan aku ingin rekan yang kuat. Aku berpikir hanya terdapat dua pembalap kuat yang masih tersisa saat ini yaitu Dani Pedrosa dan Andrea Dovizioso. Kita lihat nanti.” pernyataan Marquez yang dikutip oleh Crash.

Pada pernyataannya itu, dia tak menyebutkan nama Lorenzo yang bisa diartikan, dia tak ingin Lorenzo sebagai rekannya. Jorge Lorenzo adalah pembalap papan atas yang sampai saat ini belum memperoleh kepastian nasibnya pada ajang MotoGP 2019. Nampaknya masa depan Lorenz pada tim Ducati juga terancam, rupanya tim asal Italian itu tidak mampu memberikan gaji yang sama pada Lorenzo untuk MotoGP 2019 dan 2020 nanti.

Tak hanya Lorenzo, Pedrosa dan Dovizioso, masih ada pembalap lainnya yang masuk radar Honda sebagai calon teman satu tim Marquez yakni Johann Zarco. Sebagai penggemar MotoGP, kita lihat saja nanti, pembalap mana yang dipilih oleh Honda untuk Marquez.

Sharing is caring!

shares