Kapan Sebaiknya MPASI Pertama Diberikan?

ASI merupakan satu-satunya makanan utama bagi bayi yang baru lahir. Namun setelah menginjak usia beberapa bulan, diperlukan makanan pendamping agar melatih kemampuan motoric serta sensorik pada anak melalui makanan. Lalu kapan sebaiknya MPASI pertama diberikan dan apa saja jenis makanan yang bisa dikonsumsi? Berikut ulasannya untuk Anda.

Waktu Ideal Pemberian MPASI

Pada masa awal kedatangan bayi di dunia, ASI merupakan makanan terbaik bagi mereka karena mampu mencukupi segala nutrisi yang dibutuhkan, bahkan kekebalan tubuh bayi akan sangat bagus dengan pemberian ASI esklusif ini. Namun kondisi ini tentu tidak bisa berlangsung selamanya, karena seiring pertumbuhan bayi, mereka pun membutuhkan asupan nutrisi lebih.

Menurut WHO, MPASI pertama harus diberikan saat bayi sudah tidak lagi mendapat segala nutrisi yang diberikan hanya dengan ASI. Usia 6-9 bulan merupakan usia yang ideal untuk mengenalkan makanan padat bagi sang buah hati agar nantinya tidak mengalami masalah makan pada usia batita.

Selain usia yang cukup, bayi pun memiliki tanda-tanda bahwa ia siap menerima makanan pendamping. Biasanya bayi mulai mampu mengeluarkan lidah, terlihat tertarik dengan makanan yang dilihatnya, atau bahkan berusaha menjangkau makanan yang ada didepannya.

Jenis MPASI

Syarat mutlak dalam pemberian makanan pendamping pertama bagi bayi adalah bertekstur lunak. Selain karena bayi belum mempunyai gigi lengkai, ia juga belum mampu mencerna makanan dengan baik. Namun perlu diingat bahwa pemberian makanan pendamping ini sebaiknya berasal dari bahan makanan yang segar, bukan instan atau cepat saji.

MPASI yang bisa Anda berikan pertama kali kepada si kecil dapat berupa buah-buahan atau serelia. Apabila berat badan si kecil sudah dirasa cukup, maka Anda bisa mulai memperkenalkannya dengan buah terlebih dahulu. Karena pemberian buah tidak akan menambah berat badan si kecil.

Di samping itu apabila Anda merasa berat si kecil masih kurang, pemberian daging sangat pas untuk dilakukan. Namun sebelum itu Anda perlu mengenalkannya pada serelia terlebih dahulu baru kemudian dicampur dengan sayur serta daging yang dibuat selunak mungkin agar memudahkan bayi saat menelan dan mencerna.

Saat mengenalkan bayi dengan jenis makanan baru, sebaiknya Anda tidak menambahkan garam, gula, ataupun minyak. Hal ini untuk memperkenalkan mereka dengan rasa asli dari setiap makanan yang diberikan. Pengenalan makanan pada bayi terdapat tiga tahapan, dimulai dengan bubur atau makanan semi cair, makanan tumbuk atau cincang lalu makanan berpotongan kecil.

Sebaiknya ibu memilih bahan yang akan diberikan kepada si kecil sebagai MPASI pertama dengan teliti dan hati-hati. Sebab saat ini banyak beredar bahan makanan yang tidak sehat yang bisa membahayakan kesehatan si kecil. Tidak masalah apabila nantinya Anda mendapati si kecil belum mau mengonsumsi makanan yang diberikan karena ia juga butuh waktu untuk beradaptasi.

Sharing is caring!

shares